| UNHAN DUKUNG PELAKSANAAN SEMINAR ARF KE-3 |
| Ditulis oleh humas unhan |
| Selasa, 12 Juni 2012 15:17 |
|
IDU-Beijing. Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN) mendukung penyelenggaraan Seminar ASEAN Regional Forum (ARF) ke-3 dengan tema “ On Laws and Regulations on the Pasticipation in International Disaster Relief by Armed Forces” sebagai co-host bersama Amerika Serikat. Seminar yang berlangsung dari tanggal 11-12 Juni 2012 di Empark Grand Hotel, Beijing dihadiri delegasi dari 27 negara.
Seminar membahas penegakan hukum dan peraturan untuk militer yang berpartisipasi dalam penanggulangan bencana, terutama untuk militer asing di negara yang terkena bencana. UNHAN, yang memiliki Program Studi Manajemen Bencana untuk Keamanan Nasional, berperan serta dalam seminar ini sebagai co-host, diwakili oleh Mayjen TNI (Mar) Syaiful Anwar, M.Bus., M.A., bersama Amerika Serikat yang diwakili oleh Kom. William Dwyer. UNHAN juga mengirimkan 20 mahasiswa Manajemen Bencana sebagai pengamat untuk menambah pengetahuan tentang pentingnya hubungan Militer-Sipil dalam penanggulangan bencana. Indonesia sebagai negara yang telah banyak mengalami bencana baik lokal, nasional, dan internasional, mengakui militer, termasuk militer asing yang banyak berperan besar dalam membantu penanggulangan bencana.
Mayjen TNI (Mar) Syaiful Anwar, M.Bus., M.A., Wakil Rektor Bidang II Non Akademik UNHAN, dalam sambutan pembukaannya mengatakan, “Militer adalah sebuah bagian penting dalam usaha bantuan kemanusiaan dan bencana. Dalam kapasitas dan kapabilitasnya, mereka telah banyak berkontribusi terhadap negara kami dan rakyat kami.”
Namun, Syaiful Anwar mengakui bahwa keterlibatan militer dalam penanggulangan bencana tetap menghadapi beberapa kendala, seperti izin pengiriman militer asing ke negara yang terkena bencana. Oleh karena itu, dia mengharapkan seminar ARF kali ini dapat memfasilitasi negara-negara yang tergabung dalam ARF untuk berdiskusi guna menjawab tantangan tersebut.
|


