Bogor — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., secara resmi membuka kegiatan National Leadership Summit (NLS) Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) 2026 yang mengusung tema “Youth at the Frontlines: Navigating Global Perspectives to Advance the Future of Health”. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta dari Fakultas Kedokteran berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Kadet Mahasiswa Fakultas Kedokteran Militer (FKM) Unhan RI, serta menjadi salah satu agenda nasional utama dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan, jejaring, dan kolaborasi mahasiswa kedokteran. Kegiatan diselenggarakan pada 12–15 Februari 2026 di Hotel Lorin Sentul, Bogor. (Kamis, 12/2)
Dalam sambutannya, Rektor Unhan RI menegaskan bahwa tema NLS CIMSA 2026 mencerminkan peran strategis generasi muda, khususnya mahasiswa kedokteran, dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan berdimensi global. Isu kesehatan disebut tidak lagi berdiri sendiri, tetapi berkaitan erat dengan dinamika sosial, ekonomi, lingkungan, serta geopolitik. Mahasiswa kedokteran tidak hanya dituntut menguasai keilmuan, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan kepekaan sosial yang tinggi. Rektor Unhan RI juga menekankan bahwa integritas, disiplin, dan kepedulian sosial harus menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap profesi kedokteran yang berorientasi pengabdian.
Dekan Fakultas Kedokteran Militer (FKM) Unhan RI, Mayor Jenderal TNI Dr. dr. A.J. Didy Surachman, Sp.OT(K) Spine., S.H., M.HKes., MARS., menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan mitra atas terselenggaranya forum kepemimpinan nasional tersebut di lingkungan Unhan RI. Dekan FKM Unhan RI menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum seremonial maupun akademik, tetapi wahana strategis pembentukan karakter dan kapasitas kepemimpinan calon insan kesehatan Indonesia. Pembangunan sektor kesehatan memerlukan sumber daya manusia yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan berorientasi pada pengabdian masyarakat. Melalui forum ini, peserta diharapkan memperluas wawasan, memperkuat kapasitas diri, membangun jejaring, serta mendorong kolaborasi lintas institusi bagi kemajuan sistem kesehatan nasional.
Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI, Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., M.A.R.S., CFrA., dalam sambutannya menekankan bahwa kesehatan merupakan komponen strategis ketahanan nasional, tidak semata aspek pelayanan medis. Tema kegiatan dinilai relevan dengan spektrum tantangan kesehatan global, mulai dari krisis kesehatan, situasi bencana kemanusiaan, hingga ancaman non-militer dan militer. Oleh karena itu, sistem kesehatan yang tangguh perlu didukung sumber daya manusia yang profesional, adaptif, berintegritas, dan mampu bekerja lintas sektor serta lintas negara. Para peserta disebut sebagai agen perubahan yang akan membentuk kepemimpinan kesehatan Indonesia ke depan, dengan bekal ketajaman intelektual, ketangguhan mental, kepekaan sosial, dan komitmen kemanusiaan.
Project Officer dari unsur Sersan Mayor Dua Kadet Hanifa, mahasiswa Fakultas Kedokteran Militer Unhan RI, menjelaskan bahwa NLS CIMSA 2026 dirancang sebagai forum strategis pengembangan kapasitas dan kepemimpinan generasi muda di bidang kesehatan. Rangkaian sesi pelatihan dan diskusi diarahkan untuk memperluas perspektif global, memperkuat kompetensi, serta membangun kolaborasi antarcalon pemimpin muda kesehatan. Keberagaman latar belakang delegasi menjadi kekuatan utama dalam memperkaya sudut pandang dan menghasilkan solusi yang adaptif. Panitia menyampaikan harapan agar kegiatan berlangsung lancar dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta.
Presiden CIMSA Nasional periode 2025–2026, Mirfa Arifni A’la, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya National Leadership Summit sebagai bagian dari agenda National Meeting CIMSA Indonesia. Forum tahunan tersebut menjadi ruang strategis bagi mahasiswa kedokteran untuk bertemu, belajar, dan berdiskusi dalam rangka penguatan kapasitas dan kepemimpinan. Penyelenggaraan tahun ini diikuti lebih dari 500 delegasi dari berbagai wilayah Indonesia. Presiden CIMSA Nasional menyampaikan terima kasih kepada CIMSA Universitas Pertahanan RI sebagai tuan rumah serta seluruh panitia dan pengurus nasional, serta mendorong peserta memaksimalkan seluruh rangkaian kegiatan untuk membangun jejaring, meningkatkan kompetensi, dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan pesan dan dukungan dari Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan, Letjen TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K)-RI, serta Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC., CLU., yang dibacakan oleh Kadet Mohamad Hafidzan, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan serta harapan agar kolaborasi yang terbangun mampu memperkuat transformasi sektor kesehatan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Keikutsertaan Universitas Pertahanan Republik Indonesia dalam penyelenggaraan National Leadership Summit CIMSA 2026 menegaskan komitmen Unhan RI dalam mendukung penguatan kepemimpinan, kapasitas profesional, dan karakter pengabdian generasi muda di bidang kesehatan. Sinergi antara lingkungan pendidikan pertahanan dan komunitas mahasiswa kedokteran nasional diharapkan memperkaya perspektif strategis, memperluas kolaborasi, serta mendorong kontribusi nyata bagi penguatan sistem kesehatan dan ketahanan nasional.
(Humas Unhan RI)
Peliput: Agus / Irfan / Dwiki
Reporter: Agus
Editor: Surya S.











