Bogor — Ketua Seruni Bidang V “Indonesia Hijau” Kabinet Merah Putih, Ibu Etty Sjafrie Sjamsoeddin, yang juga selaku Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemhan RI, menegaskan bahwa kemandirian pangan harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil dan fondasi utama ketahanan pangan nasional. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Urban Farming (Hidroponik) yang diselenggarakan dalam rangka mendukung penguatan ketahanan pangan keluarga dan masyarakat melalui pemanfaatan lahan terbatas di wilayah perkotaan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penasihat II DWP Kemhan RI, Ibu Yayuk Donny Ermawan T., Ketua DWP Kemhan RI, Ibu Rahma Tri Budi Utomo, Wakil Ketua DWP Kemhan RI, Ibu Sjeicha Yusuf Jauhari, Ketua DWP Unhan RI, Ibu Yani Anton Nugroho, Ketua DWP Itjen Kemhan RI Ibu Dr. Editha Praditya Duarte, serta jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pertahanan RI. Kegiatan ini bertempat di Kampus Bhineka Tunggal Ika (BTI) Unhan RI, Sentul. (Senin, 5/1).
Dalam sambutannya, Ibu Etty Sjafrie Sjamsoeddin menekankan bahwa pemanfaatan inovasi pertanian yang sederhana, sehat, dan berkelanjutan seperti urban farming melalui metode hidroponik merupakan solusi strategis dalam menjawab tantangan keterbatasan lahan di wilayah perkotaan. Selain berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, praktik ini juga dinilai mampu meningkatkan kualitas gizi, membangun pola hidup sehat, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Ketua Seruni Bidang V “Indonesia Hijau” Kabinet Merah Putih, Ibu Etty Sjafrie Sjamsoeddin, yang juga selaku Penasihat I DWP Kemhan RI berharap para peserta mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh serta berperan sebagai agen edukasi yang dapat menyebarluaskan praktik urban farming di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi nyata Dharma Wanita Persatuan dan Universitas Pertahanan RI dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan serta mewujudkan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pelatihan Urban Farming (Hidroponik) tersebut menghadirkan pemateri dari Yasmin Hidroponik Paspampres yang didampingi oleh Komunitas Ikatan Komunitas Hidroponik (IKONIK) Jakarta. Para pemateri menyampaikan materi secara komprehensif mengenai konsep urban farming, teknik penyemaian benih, pemilihan media tanam, pengelolaan nutrisi dan kualitas air, serta pengenalan sistem hidroponik yang sesuai untuk pemula. Selain pemaparan materi, para peserta juga memperoleh kesempatan untuk mengikuti praktik langsung sebagai bagian dari pembelajaran aplikatif. Pelatihan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan, kadet mahasiswa Universitas Pertahanan RI, serta perwakilan masyarakat di sekitar lingkungan kampus.
Ketua Pelaksana kegiatan pelatihan sekaligus Dosen Prodi Biologi FMIPA Militer Unhan RI, Kolonel Ckm (Purn) Nurhadiyanta, S.Si., M.Si. menyampaikan bahwa Pelatihan Urban Farming (Hidroponik) ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan lahan terbatas untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mengaplikasikan praktik hidroponik secara mandiri serta menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing guna mendorong pola hidup sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata oleh Ketua Seruni Bidang V “Indonesia Hijau” Kabinet Merah Putih, Ibu Etty Sjafrie Sjamsoeddin, yang juga selaku Penasihat I DWP Kemhan RI kepada narasumber dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Foto bersama.
(Humas Unhan RI)









