Aceh Tamiang – Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) bersama Taruna dan Taruni Akademi TNI (Akmil, AAL, dan AAU), Akademi Kepolisian (Akpol), serta Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN) menerima pengarahan dari Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI, Marsekal Muda TNI Fachrizet, serta kunjungan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, dalam rangka pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLVI Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Mako Yonif 111/KB Aceh Tamiang, Jumat (23/1/2026).
Dalam amanatnya, Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para peserta Latsitarda di wilayah Aceh yang saat ini tengah terdampak bencana alam. Ia menegaskan bahwa terdapat tiga provinsi yang mengalami dampak bencana cukup serius, salah satunya Provinsi Aceh, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, terputusnya akses jalan, rusaknya rumah warga, hingga menimbulkan korban jiwa.
Menurut Mendagri, kehadiran para taruna dan kadet dari sekolah kedinasan sangat dibutuhkan untuk membantu proses pemulihan pascabencana. Dengan kondisi fisik yang terjaga dan disiplin yang kuat, para peserta diharapkan mampu terjun langsung membantu masyarakat, khususnya dalam kegiatan pembersihan dan pemulihan lingkungan.
“Saya berharap kalian tetap menjaga kesehatan, karena kegiatan ini membutuhkan fisik yang prima. Jangan sampai kehadiran kalian justru menjadi beban bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. Kita datang untuk membantu, bukan menambah kesulitan,” tegas Mendagri.
Selain itu, Mendagri juga mendorong para peserta untuk turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat dengan berbelanja di wilayah Aceh Tamiang, sehingga perputaran ekonomi dapat kembali berjalan. Ia menekankan bahwa Latsitarda ini merupakan bentuk pembelajaran nyata di lapangan yang belum tentu dapat dirasakan pada pelaksanaan berikutnya.
“Ini adalah praktik belajar yang benar-benar riil. Jalani dengan semangat dan penuh rasa syukur,” tambahnya.
Sementara itu, dalam arahannya, Wadanjen Akademi TNI Marsekal Muda TNI Fachrizet berharap seluruh peserta Latsitarda dapat melaksanakan tugas secara efektif dan maksimal sesuai dengan harapan masyarakat atas kehadiran mereka. Ia menekankan pentingnya integrasi lintas lembaga sebagai nilai utama dalam kegiatan ini.
“Di sinilah integrasi itu dibangun. Kalian akan menciptakan cerita dan pengalaman yang tidak terlupakan. Kalian semua adalah calon pemimpin masa depan. Walaupun waktu pelaksanaan terbatas, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jaga harga diri, dan jaga keselamatan diri,” pesannya.
Melalui Latsitarda Nusantara XLVI/2026, diharapkan terwujud sinergi dan soliditas antarcalon pemimpin dari berbagai lembaga negara, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah terdampak bencana.
(Humas Unhan RI)



