Bogor — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.Sos., S.I.P., M.Tr.(Han)., melaksanakan kegiatan Zoom Meeting bersama jajaran Alumni Kadet Mahasiswa Unhan RI Cohort-2 beserta orang tua/wali, sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi, transparansi kebijakan, serta sinergi antara institusi pendidikan dan keluarga kadet. (Rabu, 7/1).
Forum ini diikuti oleh jajaran pimpinan Unhan RI dan diselenggarakan atas arahan Rektor Unhan RI sebagai wadah komunikasi strategis yang menjembatani dialog terbuka antara institusi dan orang tua/wali kadet.
Dalam sambutannya, Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.Sos., S.I.P., M.Tr.(Han)., menegaskan pentingnya kebersamaan dalam mendukung keberhasilan pendidikan kadet dengan mengangkat tema “Together Through Success”. Disampaikan bahwa keberhasilan putra-putri kadet merupakan hasil sinergi antara institusi, orang tua, dan kadet itu sendiri. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan doa dan harapan agar seluruh kadet yang tengah menjalani pendidikan dan pembentukan dapat menempuh proses pendidikan dengan lancar, aman, dan sukses.
Lebih lanjut, dijelaskan arah kebijakan nasional terkait lulusan sarjana Unhan RI yang memiliki peluang untuk diarahkan menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara, dengan tetap memenuhi persyaratan dan tahapan seleksi yang berlaku. Kurikulum pendidikan Unhan RI ditegaskan tetap menitikberatkan pada kekuatan akademik sekitar 75 persen yang dipadukan dengan pembinaan kemiliteran 25 persen, sehingga lulusan memiliki keunggulan akademik sekaligus karakter, disiplin, dan mental keprajuritan.
Pada forum tersebut juga dipaparkan dinamika proses pendidikan kadet, termasuk variasi capaian akademik, keterlibatan dalam kegiatan non-akademik seperti seni, olahraga, keagamaan, perlombaan nasional dan internasional, serta program student exchange. Seluruh kegiatan tersebut dikelola secara terukur agar tidak mengganggu proses belajar mengajar, serta tetap mendukung pengembangan potensi, kepemimpinan, dan daya saing kadet.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhan RI, turut menjelaskan secara komprehensif mengenai ketentuan kehidupan kadet di lingkungan Unhan RI, meliputi peraturan khusus kadet, mekanisme perizinan, cuti, hubungan senior–junior dalam Resimen Kadet, larangan dan sanksi disiplin, serta standar kelulusan akademik dan pembinaan kepribadian. Seluruh ketentuan tersebut bertujuan membentuk kadet yang bermoral, disiplin, tangguh, serta memiliki loyalitas tinggi kepada bangsa dan negara.
Terkait prospek penugasan lulusan, disampaikan bahwa Unhan RI telah menyusun roadmap pembinaan dan penempatan alumni dalam jangka panjang. Penugasan lulusan diupayakan selaras dengan latar belakang keilmuan dan kompetensi akademik, baik pada jabatan staf teknis maupun penugasan operasional di lingkungan TNI dan Kementerian Pertahanan. Meskipun terdapat dinamika kebutuhan organisasi dan pilihan individu, keunggulan akademik lulusan Unhan RI diharapkan tetap menjadi nilai tambah di setiap penugasan.
Kegiatan Zoom Meeting ini juga membuka sesi dialog interaktif dengan orang tua/wali, yang membahas berbagai hal strategis, antara lain penentuan kecabangan, penempatan satuan, peluang pendidikan lanjutan jenjang S2 dan S3, program beasiswa LPDP, serta mekanisme pendidikan profesi dan pendidikan lanjutan bagi kadet dari fakultas tertentu, khususnya Kedokteran dan Farmasi. Seluruh pertanyaan dijawab secara terbuka oleh pimpinan dan pejabat terkait sebagai bentuk akuntabilitas dan keterbukaan institusi.
Menutup kegiatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni mengajak seluruh orang tua/wali untuk terus memberikan dukungan moral, doa, serta pengawasan bersama, agar putra-putri kadet dapat tumbuh menjadi perwira muda dan alumni Unhan RI yang tangguh, bermoral, disiplin, unggul secara akademik, serta siap menjadi agen pertahanan dan bela negara.
(Humas Unhan RI).









