Bogor- Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., Diwakili Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama, Kelembagaan, Inovasi dan Teknologi Unhan RI Laksda TNI Buddy Suseto, S.E., M.Si. (Han)., Ph.D., menerima courtesy call dari Retired Admiral Peter Gautier, mantan Deputy Commandant for U.S. Coast Guard Operations, yang berlangsung di lingkungan kampus Unhan RI. Jumat (23/1).
Kunjungan kehormatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat diplomasi pertahanan dan kerja sama akademik internasional, khususnya dalam bidang keamanan maritim, penegakan hukum laut, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia pertahanan. Retired Admiral Peter Gautier dikenal sebagai tokoh berpengalaman dalam operasi penjagaan pantai dan keamanan maritim global, sehingga kehadirannya memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengayaan wawasan sivitas akademika Unhan RI.
Dalam pertemuan tersebut, Warek IV Unhan RI menyampaikan apresiasi atas kunjungan Retired Admiral Peter Gautier dan menegaskan komitmen Unhan RI sebagai center of excellence di bidang pertahanan yang terbuka terhadap kolaborasi internasional. Disampaikan pula bahwa Unhan RI terus mendorong kerja sama global yang berorientasi pada pertukaran pengetahuan, riset strategis, serta penguatan kapasitas pertahanan nonmiliter, termasuk keamanan maritim dan penanggulangan ancaman lintas negara.
Sementara itu, Retired Admiral Peter Gautier mengapresiasi peran Unhan RI dalam mencetak pemimpin masa depan di bidang pertahanan dan keamanan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antarnegara dalam menghadapi tantangan global, seperti keamanan jalur laut, stabilitas kawasan, dan dinamika geopolitik yang terus berkembang.
Melalui courtesy call ini, Unhan RI menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi pertahanan yang adaptif, kolaboratif, dan berwawasan global. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terjalinnya kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan antara Unhan RI dengan berbagai pemangku kepentingan internasional di bidang pertahanan dan keamanan maritim.
(Humas Unhan RI)



