Bogor — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menegaskan bahwa pengalaman Latsitardanus XLVI Tahun 2026 harus menjadi pijakan strategis bagi Kadet Mahasiswa Unhan RI untuk memperluas wawasan global, memperkuat jejaring lintas institusi dan internasional, serta membangun budaya riset dan inovasi di bidang pertahanan. Dalam pengarahan pasca penutupan kegiatan, Rektor mendorong kadet agar mengonversi pengalaman integrasi lapangan menjadi kapasitas akademik dan pemikiran strategis melalui forum diskusi global, kolaborasi pengetahuan, dan kajian isu-isu mutakhir seperti kecerdasan buatan, sistem tanpa awak, perubahan iklim, kebencanaan, dan spektrum ancaman masa depan. Kegiatan ini bertempat di Lapangan Moeljono Silam, Markas Komando Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (14/2).
Kegiatan pengarahan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Unhan RI, antara lain Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Marsekal Muda TNI Yusran Lubis, S.E., M.M., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, Inovasi, dan Teknologi Laksamana Muda TNI Buddy Suseto, S.E., M.Si.(Han)., P.hD., Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara Mayor Jenderal TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M.Han., Komandan Resimen Kadet Kolonel Inf Dr. M. Fatkhul Zuhdi, S.Ag., M.Pd.I., Komandan Satgas Kolonel Inf Kolonel Inf Ratno, S.Ag., M.M., pimpinan Tim Inovasi Satgas Air Bersih Kolonel Inf Adam Mardamsyah, M.Han., serta unsur pimpinan Resimen Kadet lainnya.
Pengarahan dilaksanakan segera setelah rangkaian upacara penutupan sebagai bentuk konsolidasi hasil penugasan dan penegasan arah pembinaan lanjutan. Rektor Unhan RI menyampaikan apresiasi atas keberhasilan seluruh kadet mahasiswa dalam melaksanakan tugas secara tuntas, aman, dan berdampak langsung bagi masyarakat melalui kegiatan pemulihan fasilitas umum, dukungan kesehatan, pemulihan psikososial, serta penerapan teknologi penjernih air di wilayah penugasan.
Rektor Unhan RI juga menekankan bahwa integrasi dengan taruna lintas akademi dan matra selama kegiatan menjadi modal strategis pembentukan soliditas dan kepemimpinan kolaboratif. Jejaring yang terbangun sejak masa pendidikan dinilai sebagai fondasi penting bagi sinergi antarlembaga dalam pelaksanaan tugas nasional di masa depan.
Sebagai tindak lanjut kerja sama internasional Unhan RI dengan berbagai perguruan tinggi pertahanan dunia, setiap kelas kadet diarahkan menyiapkan topik strategis untuk forum diskusi dan video conference dengan mitra luar negeri. Kegiatan tersebut ditargetkan menghasilkan paparan dan karya tulis akademik, dengan partisipasi aktif seluruh kadet serta penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi akademik.
Rektor Unhan RI juga mengingatkan pentingnya disiplin, keselamatan, dan kepatuhan selama masa kembali dari penugasan, termasuk pemanfaatan masa istirahat secara bertanggung jawab serta menghindari pelanggaran. Setelah kegiatan lapangan, seluruh kadet mahasiswa diminta segera kembali menjalankan aktivitas akademik secara normal dengan standar kinerja yang lebih tinggi.
(Humas Unhan RI)
Peliput: Agus / Iyan / Thoni
Reporter: Agus
Editor: Surya S.









