Bogor — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menghadiri Upacara Penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI Tahun 2026. Upacara dipimpin oleh Panglima TNI, Agus Subiyanto, selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Danmen Taruna AAL Kolonel Laut (P) Agus Yudho Kristanto, M.Tr.Hanla., M.M. Kegiatan ini turut dihadiri para pejabat tinggi TNI–Polri, pimpinan lembaga, serta pejabat eselon I Unhan RI, bertempat di Lapangan Moeljono Silam, Markas Komando Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (14/2).
Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa Latsitardanus merupakan instrumen strategis dalam pembentukan kepemimpinan lapangan yang menekankan integrasi, soliditas, dan orientasi pengabdian kepada masyarakat. Penugasan langsung para taruna dalam mendukung percepatan penanggulangan bencana banjir di Aceh Tamiang dinilai memberikan pengalaman operasional yang memperkaya pemahaman tentang karakteristik wilayah, potensi kerawanan, serta pola respons terpadu terhadap berbagai spektrum ancaman.
Pelaksanaan bakti taruna yang mencakup kegiatan fisik dan nonfisik — mulai dari pemulihan fasilitas umum, dukungan pemulihan psikososial masyarakat, hingga distribusi bantuan kebutuhan dasar — dipandang sebagai bentuk konkret operasi kemanusiaan sekaligus penguatan interoperabilitas antarunsur. Pendekatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi sejak masa pendidikan sebagai fondasi kesiapan pelaksanaan tugas di masa mendatang.
Panglima TNI juga menekankan agar seluruh peserta menjadikan pengalaman latihan sebagai landasan untuk terus memperkuat integrasi dan sinergi TNI, Polri, serta unsur pemerintah lainnya, dengan tetap menjunjung disiplin, loyalitas, dan profesionalisme guna membentuk profil pemimpin masa depan yang tangguh, humanis, dan berorientasi pada kepentingan strategis bangsa dan negara.
Kegiatan Latsitardanus XLVI Tahun 2026 berlangsung selama satu bulan, sejak 17 Januari hingga 16 Februari 2026, dan diikuti oleh 1.980 taruna dan kadet dari berbagai institusi, meliputi Akmil, AAL, AAU, Akpol, Unhan RI, dan Poltek SSN.
Pada pelaksanaan di wilayah penugasan, para kadet mahasiswa Unhan RI bersama taruna dari berbagai akademi difokuskan pada aksi nyata pemulihan pascabencana dan penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan meliputi pembersihan fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah yang terdampak banjir. Selain kerja fisik, kontribusi akademik juga diwujudkan melalui Tim Inovasi Satgas Air Bersih Fakultas MIPA Militer (FMIPAM) Unhan RI yang mengoperasikan teknologi penjernih air sistem Reverse Osmosis (RO) untuk menyediakan air siap konsumsi bagi masyarakat.
Di samping penanganan dampak bencana, kadet mahasiswa Unhan RI turut menjalankan misi sosial dan kemanusiaan melalui bakti kesehatan di sejumlah puskesmas serta kegiatan dukungan pemulihan psikososial bagi anak-anak dan warga terdampak. Secara keseluruhan, sebanyak 292 kadet mahasiswa Cohort 3 Unhan RI.
Kontingen Latsitardanus XLVI Tahun 2026 Kadet Mahasiswa Unhan RI ini dipimpin langsung oleh Kolonel Inf Ratno, S.Ag., M.M., selaku Komandan Satgas dan Tim Inovasi Satgas Air Bersih Unhan RI dipimpin langsung Kolonel Inf Adam Mardamsyah, M.Han., beserta 20 orang unsur personel pendukung
Rangkaian kegiatan penutupan dilanjutkan dengan penanggalan tanda peserta, penyematan tanda penghargaan, sesi foto bersama, konferensi pers, serta ramah tamah dengan para pejabat dan unsur pemerintah daerah.
(Humas Unhan RI)
Peliput: Agus / Iyan / Thoni
Reporter: Agus
Editor: Surya S.











