Bogor — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menerima audiensi Tim Peneliti Artificial Intelligence (AI) yang terdiri dari perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI serta PT Indosat Ooredoo Hutchison, dipimpin langsung oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Stafsus Menkomdigi) Alfreno Kautsar Ramadhan. Kunjungan audiensi ini dalan rangka membahas rencana pembentukan AI Center of Excellence melalui kolaborasi strategis dengan NVIDIA. Kegiatan ini bertempat di Ruang Tamu Rektor Unhan RI, Gedung Dekanat B, Kampus Bhinneka Tunggal Ika Unhan RI, Sentul. (Jum’at, 20/2).
Rektor Unhan RI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi ini dan menegaskan bahwa penguatan kapasitas AI strategis sejalan dengan mandat Unhan RI dalam membangun keunggulan riset pertahanan berbasis teknologi mutakhir. Rektor Unhan RI menekankan bahwa rencana kerja sama ini akan dikoordinasikan dan dilaporkan kepada Kementerian Pertahanan RI guna memastikan keselarasan kebijakan serta dukungan kelembagaan sebelum memasuki tahap penandatanganan nota kesepahaman.
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Stafsus Menkomdigi) menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari roadmap nasional pengembangan Artificial Intelligence yang mencakup penyusunan kerangka strategis (strategic AI framework), tata kelola data, serta penguatan aspek etika dan keamanan AI. Dalam konteks tersebut, Komdigi berperan sebagai orkestrator ekosistem, menjembatani kolaborasi antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi.
Selain itu Unhan RI juga dinilai memiliki positioning strategis untuk menjadi salah satu AI Center of Excellence yang berfokus pada use case prioritas nasional. Tiga riset yang telah diajukan yakni sistem logistik MBG berbasis AI, pengembangan e-procurement dan HR system untuk Koperasi Merah Putih, serta Learning Management System Sekolah Rakyat dipandang relevan dengan kebutuhan transformasi digital sektor publik. Komdigi juga menekankan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada pembangunan kapasitas SDM melalui program mentorship, transfer of knowledge, serta integrasi standar global dalam implementasi AI.
Komdigi juga menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bertujuan mengembangkan teknologi, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini akan dilakukan melalui program pendampingan (mentorship), alih pengetahuan (transfer of knowledge), serta penerapan standar global dalam implementasi AI.
M. Firdaus Pratama VP-Head of Strategic Partnership and PMO Indosat, dalam kesempatan ini menyampaikan kesiapan perusahaan dalam menyediakan dukungan infrastruktur GPU berstandar global melalui kemitraan dengan NVIDIA. Dukungan tersebut mencakup kapasitas komputasi untuk riset AI serta pendampingan teknis guna memastikan pengembangan solusi yang aplikatif dan scalable.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan ekosistem AI strategis di lingkungan Unhan RI, sekaligus mendorong kontribusi nyata perguruan tinggi pertahanan dalam transformasi digital nasional.
(Humas Unhan RI)
Peliput: Agus / Irfan / Dwiki
Reporter: Agus
Editor: Surya S.









