Bogor — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.Sos., S.I.P., M.Tr.(Han)., didampingi Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (Karo Akademik) Unhan RI Brigadir Jenderal TNI Yudianto Putrajaya, S.E., M.M., dan Ses LPPN Brigadir Jenderal TNI Trisno Widodo, S.H., M.Han., menerima kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Dr. Dedy Triharjanto dalam rangka sosialisasi bela diri jujitsu kepada kadet mahasiswa Unhan RI. (Kamis, 19/2).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.Sos., S.I.P., M.Tr.(Han)., pada kesempatan ini menegaskan pentingnya penguatan jejaring kolaboratif sebagai bagian dari pembentukan kepemimpinan strategis. Prinsip zero enemy, thousand friends dimaknai sebagai orientasi membangun kemitraan seluas-luasnya dengan tetap menjunjung tinggi etika, profesionalitas, dan semangat persaudaraan.
Selain itu, seluruh kadet didorong untuk memiliki kompetensi bela diri sebagai instrumen pembinaan karakter, peningkatan kepercayaan diri, serta kesiapsiagaan personal. Para kadet juga diarahkan untuk mengoptimalkan waktu melalui proses pembelajaran yang konsisten dan berkelanjutan guna memperkuat kapasitas intelektual dan profesional.
Pada kegiatan ini turut ditampilkan peragaan seni beladiri jujitsu yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Dr. Dedy Triharjanto, didampingi Wakil III PBJI sekaligus PLT Wakil Dekan Fakultas MIPA Militer, Kolonel Tek Dr. Gunaryo, S.T., M.T..
(Humas Unhan RI).







