
Bogor — Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.Sos., S.I.P., M.Tr.(Han)., mewakili Rektor Unhan RI Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menerima audiensi delegasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, Inovasi, dan Teknologi, Laksamana Muda TNI Buddy Suseto, S.E., M.Si.(Han)., Ph.D., yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Gedung Dekanat C, Kampus Bhinneka Tunggal Ika, Sentul. (Kamis 12/3).
Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka silaturahmi sekaligus penyampaian rencana kegiatan Diskusi Publik Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII yang mengangkat tema “Renewable Energy: Blue & Green Economic”. Tema ini menyoroti pentingnya pengembangan energi terbarukan serta optimalisasi potensi ekonomi biru dan ekonomi hijau sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ketahanan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi PMII memaparkan konsep kegiatan diskusi publik yang dirancang sebagai ruang dialog antara akademisi, mahasiswa, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas arah kebijakan energi nasional serta transformasi ekonomi berbasis keberlanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor Unhan RI menyampaikan apresiasi atas inisiatif PMII dalam menghadirkan forum diskusi yang mengangkat isu strategis nasional. Beliau menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam dinamika demokrasi, tidak hanya sebagai penyampai kritik terhadap kebijakan publik, tetapi juga sebagai penggerak pemikiran yang mampu menghadirkan solusi berbasis kajian ilmiah dan kepentingan nasional.
Lebih lanjut disampaikan bahwa tantangan pembangunan nasional, termasuk dalam bidang energi dan ekonomi berkelanjutan, memerlukan sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat sipil. Oleh karena itu, dialog intelektual seperti yang digagas oleh PMII dinilai penting dalam memperkaya perspektif kebijakan serta memperkuat literasi publik mengenai transisi energi di Indonesia.
Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, di mana kedua pihak bertukar pandangan mengenai peran strategis mahasiswa dalam pembangunan bangsa serta pentingnya menjaga keseimbangan antara sikap kritis dan kontribusi pemikiran bagi kemajuan negara.
Melalui kunjungan audiensi dan diskusi publik ini, delegasi PMII yang dipimpin oleh Ketua Panitia Harlah ke-66 PMII, M. Razik Ilham, didampingi Ketua Umum PMII M. Shotiyulloh Cokro serta Sekretaris Panitia Akhlish Aulia Rahim, berharap dapat menghadirkan gagasan dan masukan yang bermanfaat bagi penguatan ketahanan energi nasional serta pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
(Humas Unhan RI).
Peliput: Agus / Irfan/ Dwiki
Reporter: Agus
Editor: Surya S.







