Jakarta — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”. Dalam forum strategis ini, Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya peningkatan sinergi nasional, percepatan eksekusi program prioritas, serta penguatan kemandirian ekonomi sebagai fondasi ketahanan bangsa di tengah dinamika global. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, Kementerian dan lembaga yang berlangsung di di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat BI, Jakarta. (Jum’at, 28/11)
Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dalam arahannya, menekankan bahwa capaian ekonomi Indonesia dalam satu tahun pemerintahan merupakan hasil sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan sektor strategis nasional. Presiden RI juga menegaskan bahwa kebijakan pemerintah harus dijalankan berdasarkan prinsip pemerintahan yang bersih, adil, pro-rakyat, serta berorientasi pada penguatan kemandirian nasional.
Presiden RI menempatkan tahap saat ini sebagai fase eksekusi, yang menuntut pelaksanaan cepat, tepat, dan terukur terhadap program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. Salah satu contoh konkret yang disampaikan Presiden RI adalah percepatan pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan perdesaan yang menjadi akses utama anak-anak menuju sekolah serta jalur vital masyarakat untuk memperoleh layanan dasar. Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto menginstruksikan kementerian/lembaga, TNI, Polri, serta unsur teknis dan pendidikan tinggi untuk terjun langsung dalam percepatan penyelesaian kebutuhan infrastruktur tersebut secara terintegrasi dan efektif.
Dalam penutup arahannya, Presiden RI menegaskan pentingnya sinergi, persatuan, dan rekonsiliasi nasional untuk menghadapi tantangan ekonomi global, menjaga ketahanan nasional, serta memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Acara PTBI 2025 dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., yang menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan fiskal dan moneter demi menjaga stabilitas ekonomi. Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, S.E., M.Sc., Ph.D., memaparkan arah strategis kebijakan BI untuk menghadapi dinamika global dan memperkuat ekonomi domestik.
Rangkaian kegiatan PTBI 2025 juga mencakup Penganugerahan TPID & TP2DD Terbaik, Bank Indonesia Awards 2025, serta penayangan Video Kaleidoskop Perekonomian Indonesia. Suasana semakin semarak dengan penampilan Orkestra Kadet Mahasiswa Unhan RI “Symphoni Praditya Wiratama” di bawah pembinaan Komandan Resimen Kadet Unhan RI, Kolonel Inf Dr. M. Fatkhul Zuhdi, S.Ag., M.Pd.I.
Kehadiran Rektor dan sivitas akademika Unhan RI dalam forum ini menegaskan komitmen Unhan RI untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam menghubungkan isu pertahanan dengan dinamika ekonomi nasional. Pemahaman mendalam terhadap perkembangan ekonomi menjadi elemen penting dalam merancang konsep pertahanan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kemandirian bangsa. Melalui partisipasi aktif di PTBI 2025, Unhan RI memperkokoh kontribusinya dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang semakin tangguh dan berdaya saing.
(Humas Unhan RI)
Peliput: Agus / Iyan / Thoni
Reporter: Agus
Editor: M. Taher










