Aceh Tamiang — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., bersama Komandan Jenderal Akademi TNI Letnan Jenderal TNI R. Sidharta Wisnu Graha, melaksanakan kunjungan kerja ke Posko Mentarlat Yonif 111/Karma Bhakti yang berlokasi di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (26/1).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) ke-XLVI Tahun 2026, yang bertujuan memperkuat sinergi dan soliditas taruna serta kadet dari berbagai akademi TNI, Polri, dan lembaga pendidikan kedinasan dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di wilayah pascabencana.
Turut mendampingi dalam kunjungan ini para pimpinan lembaga pendidikan, yakni Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar, Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksda TNI Sigit Santoso, Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Irjen Pol Midi Siswoko, S.I.K., Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara Mayjen TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M.Han., serta Kepala Biro Umum PSSN Brigjen TNI (purn) Heru Setio.
Dalam arahannya, Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha menegaskan bahwa kehadiran para taruna dan kadet di tengah masyarakat harus dilandasi oleh keikhlasan dan ketulusan dalam membantu warga yang terdampak bencana. “Walaupun bantuan yang diberikan terlihat sederhana, masyarakat akan merasakan manfaatnya. Yang utama adalah keikhlasan dan ketulusan. Tunjukkan karya bakti kalian untuk bangsa dan negara, lakukan semaksimal mungkin, serta tetap perhatikan faktor keamanan,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unhan RI Ltjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho memberikan amanat khusus kepada seluruh kadet Unhan RI. Ia menekankan bahwa para kadet merupakan calon pemimpin bangsa yang harus mampu menjadi teladan di manapun berada. “Tuangkan ilmu yang kalian peroleh di kampus, berbagi pengetahuan dengan taruna dan taruni lainnya, serta bangun relasi yang kuat. Sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan, pertemanan yang terjalin di sini akan sangat berarti dalam pelaksanaan tugas. Jangan mengeluh, ini adalah wujud bakti kalian kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Melalui kegiatan Latsitarda Nusantara XLVI/2026, para taruna dan kadet diharapkan mampu mengasah kepemimpinan, memperkuat integrasi lintas matra dan lembaga, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui aksi nyata di tengah masyarakat Aceh Tamiang.
(Humas Unhan RI)


