
Bogor — Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., didampingi Founder Quantum HRM Internasional Prof. Dr. Pribadiyono, Ir., M.S., menyerahkan sertifikat Certified International Trainer (CIT) kepada 31 peserta yang dinyatakan lulus sertifikasi dalam kegiatan Pengukuhan Pemegang Sertifikat CIT. Kegiatan dihadiri pejabat Eselon I, II, dan III Unhan RI serta perwakilan pimpinan Quantum HRM Internasional, dan berlangsung di Ruang Theater Gedung Auditorium Kampus Bela Negara Unhan RI, Sentul. (Jumat, 6/2).
Rektor Universitas Pertahanan RI memposisikan sertifikasi Certified International Trainer (CIT) sebagai instrumen strategis penjaminan kompetensi profesional yang terukur, kredibel, dan akuntabel berbasis SNI ISO/IEC 17024:2012 serta kerangka regulasi nasional, guna memperkuat arsitektur mutu SDM pendidikan tinggi pertahanan. Sertifikasi ini diarahkan untuk membentuk trainer sebagai agen transformasi institusional melalui pengajaran berdampak, mekanisme umpan balik berkelanjutan, dan standardisasi evaluasi berbasis CBT. Secara simultan, Rektor menekankan akselerasi peningkatan kualifikasi dosen dan guru besar melalui produktivitas publikasi dan indeksasi ilmiah, serta penguatan model pembinaan mahasiswa berbasis pilar akademik–fisik–karakter sebagai landasan operasional menuju world class defense university.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Pribadiyono, Ir., M.S., Founder Quantum HRM Internasional, menegaskan bahwa LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Unhan RI memiliki nilai strategis dalam sistem standarisasi kompetensi nasional berpengakuan internasional karena mengintegrasikan sertifikasi kompetensi dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah di samping kualifikasi akademik. Setiap program studi didorong mengembangkan skema kompetensi global dan menerapkan ISO 21001:2018 sebagai instrumen peningkatan mutu dan reputasi menuju world class university, didukung penguatan riset dan literasi kepemimpinan yang dijalankan secara konsisten dan antusias.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan oleh Prof. Dr. Pribadiyono, Ir., M.S., yang menyoroti tiga fokus utama, yaitu hasil riset kompetensi dosen, isu integritas dan moralitas, serta pengembangan program dan literatur kepemimpinan sebagai dasar intervensi peningkatan kualitas trainer dan ekosistem pembelajaran pertahanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan kapasitas kelembagaan di bidang pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia pertahanan melalui pendekatan sertifikasi kompetensi berbasis standar. Implementasi program CIT mencerminkan upaya sistematis dalam membangun kualitas instruktur dan tenaga pelatih yang memiliki pengakuan kompetensi terukur, terdokumentasi, serta selaras dengan kerangka standardisasi nasional dan praktik sertifikasi internasional.
(Humas Unhan RI)
Peliput: Agus / Irfan / Iyan / Garnis
Reporter: Agus
Editor: Surya S.








