Bogor — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melaksanakan peluncuran buku berjudul “Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan (Sang Jenderal Pecinta Buku)”, karya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan Unhan RI, Mayor Jenderal TNI Dr. R. Nugraha Gumilar, M.Sc. Buku ini disajikan sebagai karya akademik-biografis yang merekam perjalanan pengabdian, pemikiran, dan nilai kepemimpinan yang dibangun melalui proses panjang kehidupan. Peluncuran buku ini bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun penulis yang ke-58 pada 23 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Lantai 8 Kampus Pascasarjana Unhan RI, Jl. Salemba Raya No. 14, Jakarta Pusat. (Jumat, 23/1).
Buku ini menguraikan perjalanan hidup Mayjen TNI Dr. R. Nugraha Gumilar, M.Sc., yang tumbuh dalam lingkungan keluarga prajurit TNI Angkatan Udara dan dibentuk oleh pengalaman hidup, kesederhanaan, serta proses pendewasaan sejak usia dini. Pengalaman-pengalaman tersebut diposisikan sebagai konteks pembelajaran personal yang membentuk ketahanan mental, kedewasaan berpikir, dan orientasi nilai dalam menapaki pendidikan, karier militer, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam perspektif akademik, karya ini menekankan peran strategis keluarga, lingkungan, serta literasi sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan cara berpikir jangka panjang. Kecintaan terhadap buku dan budaya membaca diposisikan sebagai sarana penguatan nalar kritis, konsistensi nilai, serta kemampuan reflektif yang menjadi bekal penting dalam kepemimpinan, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan tanggung jawab publik di lingkungan strategis.
Buku “Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan” melengkapi tiga karya pemikiran strategis sebelumnya yang telah diterbitkan sebelumnya pada tahun 2024, yaitu “Budaya Organisasi dan Kepemimpinan di Dunia Pendidikan”, “Manusia Berkarakter”, serta “Membangun SDM Unggul di Lingkungan Militer”. Secara konseptual, keempat buku tersebut membentuk satu kesatuan pemikiran yang menempatkan karakter, budaya organisasi, dan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas serta ketahanan institusi yang berkelanjutan.
Pada bagian reflektif dan epilog, buku ini menegaskan pandangan bahwa masa depan bangsa bertumpu pada kualitas manusia, bukan semata pada kekuasaan atau sumber daya material. Kepemimpinan dipandang sebagai amanah yang lahir dari integritas, keluasan ilmu, ketekunan proses, dan ketulusan pengabdian. Negara diyakini dibangun oleh pribadi-pribadi yang setia pada nilai, jujur pada proses, dan bersedia terus belajar sepanjang hayat.
Lebih lanjut, generasi penerus ditempatkan sebagai pemegang estafet kepemimpinan bangsa di tengah dinamika perubahan zaman. Buku ini mengajak generasi muda untuk tidak tergoda oleh jalan pintas, tidak terhenti oleh kegagalan, serta tidak kehilangan arah moral dalam menghadapi tantangan masa depan. Literasi, etika, empati, dan kepedulian sosial dipandang sebagai bekal utama agar generasi muda tumbuh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan sosial, sekaligus mampu menjaga kesinambungan nilai kebangsaan.
Peluncuran buku ini menegaskan komitmen Unhan RI dalam mengembangkan literatur akademik yang tidak hanya berorientasi pada penguatan ilmu pengetahuan dan kebijakan strategis, tetapi juga pada pembelajaran nilai, literasi, dan keteladanan. Karya ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam membangun sumber daya manusia pertahanan yang berintegritas, adaptif, berkarakter kuat, dan berwawasan masa depan.
(Humas Unhan RI)
Peliput: Agus
Reporter: Agus
Editor: M. Taher.










